Senin, 18 April 2016

Gara-gara ucapan istri anggota DPR genit, Akom dan Fadli berantem

Sebagian istri anggota DPR periode 2014-2019 lakukan Tokyo Tur lewat Persaudaraan Istri Anggota (PIA). Mereka berlibur ke Osaka, Kyoto, Tokyo pada 30 Maret sampai 7 April 2016. Tidak cuma itu, mereka berpose dibawah bunga sakura di Tokyo, sambil membentangkan spanduk serta kenakan pakaian modis, berkesan menginginkan tunjukkan eksistensinya. Dikarenakan hal diatas, Ketua DPR Ade Komarudin serta Wakil Ketua DPR Fadli Zon berantem. Ini bermula saat Ketua DPR Ade Komarudin menilainya, beberapa istri anggota DPR yang pelesiran ke Tokyo itu genit. Walau sebenarnya, kata Akom atau umum disapa, agenda berlibur itu bukanlah dalam rencana PIA. " Mereka cuma salah, dapat disebut genitlah memakai spanduk PIA. Walau sebenarnya tak dalam rencana PIA, " kata Ade di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/4). Meskipun istrinya tidak turut dalam rombongan itu, Akom menyangkal ada pemakaian duit negara untuk memfasilitasi beberapa istri anggota DPR yang lagi pelesiran itu. Walau belum dapat menunjukkan, menurut Ade, mereka memakai dana pribadi. " Tak ada memakai biaya. Kesalahan mereka itu cuma satu saja yakni memakai spanduk PIA.

Walau sebenarnya mereka memakai biaya sendiri, " katanya. Penilaian Akom ini mengundang serta memancing emosi rekannya yang duduk sebagai Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Politisi Gerindra ini mengaku, istrinya Katharine Grace turut dan dalam rombongan beberapa istri anggota dewan ke Tokyo. Menurut Fadli, perjalanan itu dikoordinasi oleh istri sisa Ketua DPR Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor. " (Istri gw) turut. Itu dikoordinir oleh istrinya Pak Novanto. Istri (anggota DPR) semuanya partai ada di situ, bila tak salah, " tutur Fadli. Dia mengklaim, pelesiran ke Tokyo itu tak menggunakan sarana negara serta tak minta pertolongan dari kedutaan. Berlibur isteri anggota DPR itu didesain telah lama serta mempunyai tujuan untuk tingkatkan keakraban diantara mereka. Tidak cuma itu, Fadli menolak penjelasan Akom yang menyebutkan perjalanan itu bukanlah agenda Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR. Dia minta Akom untuk melindungi ucapannya serta tidak asal melempar tudingan. " Gw sangka Pak Akom salah di situ. Gw sangka pernyataannya salah. Mesti dikoreksi. Itu memanglah aktivitas dari PIA kok serta gw sangka boleh-boleh saja. Sepanjang tak memakai sarana negara, tak memakai biaya dari mana-mana, " terang Fadli.

Istri Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Katharine Grace berang dikira Akom berperilaku genit. Hal itu karena mereka berpenampilan modis berfoto berbarengan dengan membawa spanduk Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR. " Penggunaan spanduk hanya untuk jadi pemberi tanda serta kenang-kenangan untuk peserta wisata Jepang, dengan memakai pakaian tenun serta dalam pose yang masih tetap dalam batas kewajaran, tak dalam konteks kegenit-genitan, " kata Wakil Ketua PIA DPR itu dalam info tertulisnya, Rabu (6/4). Grace mengaku kalau maksud wisata ke Jepang adalah berlibur semata. Dia sebagai koordinator perjalanan itu. " Untuk memberi keakraban, kekompakan serta kebersamaan Ibu-Ibu PIA DPR RI yang anggotanya datang dari 10 fraksi di DPR RI, " katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar