Tindakan sama-sama contek lewat aplikasi pembicaraan digital Line, di kelompok pelajar di Yogyakarta memperoleh tanggapan keras dari Kepala Dinas Pendidikan DIY, Baskara Aji. Dia akan tidak mentolerir bila memanglah dapat dibuktikan ada siswa menyelundupkan hp ke ruangan Ujian Nasional, serta memakainya berbuat curang. " Telah dilarang tegas, kita bakal berikan sanksi bila memanglah ada dapat dibuktikan membawa handphone kedalam ruangan ujian. Sanksinya diskualifikasi dari ujian nasional, " kata Baskara waktu dihubungi lewat telpon, Kamis (7/4).
Berkaitan dengan pengaduan dari seseorang siswa ke Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta, pihaknya bakal berlaku kooperatif bila Ombudsman memerlukan info dari Dinas Pendidikan. " Kami siap menolong serta menerangkan bila Ombudsman memerlukan, " lebih Baskara. Ketua Ombudsman DIY, Budi Masturi, menyayangkan praktek kecurangan waktu UN berlangsung lagi di Yogyakarta. Hal semacam itu dikira jadi contoh jelek untuk dunia pendidikan di Yogyakarta. " Ini masalah pengawasan juga. Bagaimana dapat siswa menyelundupkan handphone? Atau memanglah ini ada pembiaran? Ini bakal kita dalami, sebab ada tanda-tanda bila memanglah pembiaran, bermakna sekolah juga ikut bertanggungjawab, " kata Budi. Budi memberikan pujian pada keberanian serta kejujuran siswa melaporkan kecurangan itu. " Dia melaporkan kecurangan ini lantaran integritasnya terasa terganggu dengan kecurangan itu. Ini dapat kita animo, " tutup Budi.
Berkaitan dengan pengaduan dari seseorang siswa ke Ombudsman Daerah Istimewa Yogyakarta, pihaknya bakal berlaku kooperatif bila Ombudsman memerlukan info dari Dinas Pendidikan. " Kami siap menolong serta menerangkan bila Ombudsman memerlukan, " lebih Baskara. Ketua Ombudsman DIY, Budi Masturi, menyayangkan praktek kecurangan waktu UN berlangsung lagi di Yogyakarta. Hal semacam itu dikira jadi contoh jelek untuk dunia pendidikan di Yogyakarta. " Ini masalah pengawasan juga. Bagaimana dapat siswa menyelundupkan handphone? Atau memanglah ini ada pembiaran? Ini bakal kita dalami, sebab ada tanda-tanda bila memanglah pembiaran, bermakna sekolah juga ikut bertanggungjawab, " kata Budi. Budi memberikan pujian pada keberanian serta kejujuran siswa melaporkan kecurangan itu. " Dia melaporkan kecurangan ini lantaran integritasnya terasa terganggu dengan kecurangan itu. Ini dapat kita animo, " tutup Budi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar